Model Komputer Beserta Komponennya

Picture1Halo Sobat dumay salam hangat selalu dari teknofolexa ^_^ Sebelum kita membahas materi nya, postingan sebelumnya dapat di lihat di Teknofolexa.wordpress.com.

Oke kita langsung ke materinya, “Model Komputer itu seperti apa sii?” dan “Ada tidak contoh dari Komponennya?”

  1. Sistem Bus adalah penghubung bagi keseluruhan komponen computer dalam menjalankan tugasnya. Transfer data antar komponen komputer sangatlah mendominasi kerja suatu computer. Data atau program yang tersimpan dalam memori dapat diakses dan dieksekusi CPU melalui perantara bus, begitu juga kita dapat melihat hasil eksekusi melalui monitor juga menggunakan system bus. 

Tiap bus merupakan jalur data antara beberapa device yang berbeda. Dengan cara ini RAM, Prosesor, GPU (VGA AGP) dihubungkan oleh bus utama berkecepatan tinggi yang lebih dikenal dengan nama FSB (Front Side Bus).

2. CPU

Picture2.png

CPU 8086, model ini mempunyai 8 general purpose register, dimana tiap register mempunyai namanya sendiri-sendiri:

  • AX – the accumulator register (dibagi menjadi AH/AL)
  • BX – the base address register (dibagi menjadi BH/BL)
  • CX – the count register (dibagi menjadi CH/CL)
  • DX – the data register (dibagi menjadi DH/DL)
  • SI – source index register
  • DI – destination index register
  • BP – base pointer
  • SP – stack pointer

General Purpose Register

Tujuan  utama  dari  register  adalah  untuk menyimpan angka(variable). Ukuran register diatas adalah 16 bit. Empat(4) general purpose register (AX, BX, CX, DX) dibuat dari dua 8 bit register yang terpisah, contoh jika AX=011000000111001b, maka AH=00110000b dan AL=00111001b

“H” berarti bagian high dan “L” berarti bagian low. Karen register berada dalam CPU, mereka lebih cepat dibandingkan dengan memory.

3. Segment Register

CS – menunjuk ke segmen program sekarang (current program).

DS – menunjuk segmen  dimana  variable didefinisikan.

ES – register   segmen   extra, tergantung programmer mendefinisikan penggunaannya

SS – menunjuk ke segmen stack.

Tujuan Segment Register adalah untuk menunjuk blok memori yang dapat diakses. Segment register bekerjasama dengan general purpose register untuk mengakses setiap nilai memory.

Contohnya, jika kita akan mengakses memori pada physical address 12345h(hexadecimal), kita perlu mengeset DS=1230h dan SI=0045h. Ini bagus karena dengan cara ini kita dapat mengakses lebih banyak memory daripada register tunggal yang terbatas pada nilai 16 bit.

4. MEMORY ACCESS

Untuk mengakses memory kita dapat menggunakan 4 register :

BX, SI, DI, BP. Register-register tersebut dapat dikombinasikan didalam simbol tanda kurung kotak [], dan didukung dengan mode pengalamatan (addressing modes) sebagai berikut:

Picture3

Contoh, diasumsikan DS=100, BX=30, SI=70. Mode pengalamatannya adalah :

[BX + SI] + 25 yaitu dikalkulasi oleh processor

ke physical address: 100 * 16 + 30 +70 + 25 =1725.

Cara mudah untuk mengatasi hal tersebut dengan mengingat rumus dibawah ini :

Picture4

Nah cukup sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat..

Salam hangat dari Teknofolexa ^_^

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s