PENGERTIAN BAHASA RAKITAN

Halo sobat dumay salah hangat dari Teknofolexa.

Postingan pertama hari ini akan memosting Materi mengenai Pengertian Bahasa Rakitan, okee langsung saja ke materi nya sobat…

Apa sii Bahasa Rakitan itu ? Bahasa Rakitan umum nya dikenal sebagai Assembly.

Assembly adalah bahasa pemrograman tingkat rendah dimana digunakan dalam pemrograman komputer, mikroprosessor, pengendali mikro, dan perangkat lainnya yang dapat diprogram. Bahasa Rakitan mengimplementasikan representasi atas kode mesin dalam bentuk simbol-simbol yang secara relatif lebih dapat dipahami oleh manusia. Berbeda halnya dengan bahasa-bahasa tingkat tinggi yang berlaku umum, Bahasa Rakitan biasanya mendukung secara spesifik untuk suatu ataupun beberapa jenis arsitektur komputer tertentu. Dengan demikian, portabilitas Bahasa Rakitan tidak dapat menandingi bahasa-bahasa lainnya yang merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi. Namun, Bahasa Rakitan memungkinkan programmer memanfaatkan secara penuh kemampuan suatu perangkat keras tertentu yang biasanya tidak dapat ataupun terbatas bila dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman tingkat tinggi.

Bahasa ini memerlukan logika yang cukup rumit di samping instruksinya yang jauh berbeda dengan bahasa pemrograman lainnya. Program yang dihasilkan memiliki kecepatan yang paling baik.

Kelebihan dari Bahasa Rakitan adalah :

  1. Memiliki fasilitas fungsi dan makro (ciri khas bahasa pemrograman yang menyebabkan pemrograman menjadi lebih mudah).
  2. Program dapat dibuat secara modular (dipecah dalam modul-modul kecil dan dapat diintegrasikan kembali).
  3. Ukuran program lebih kecil, sehingga lebih menghemat media penyimpan.

Kekurangan dari Bahasa Rakitan adalah :

  1. Dalam melakukan suatu pekerjaan, baris program memungkinkan lebih panjang dibanding bahasa tingkat tinggi.
  2. Relatif lebih sulit untuk dipahami terutama jika jumlah baris sudah terlalu banyak.
  3. Lebih sulit dalam melakukan pekerjaan yang rumit, misalnya operasi matematis.

Untuk dapat mempelajarai Bahasa Rakitan / Assembler diperlukan :

  1. Sistem bilangan antara lain Biner, Oktal, Desimal dan Hexadesimal
  2. Pengenalan Microprocessor
  3. Sistem Memori dan Pengalamatan Memori
  4. Interupt / Interupsi
  5. Register
  6. Instruksi Assembly atau Mnemonic
  7. Mode pengalamatan data
  8. Operasi-operasi pada assembler
  9. Pembuatan program.

 

 

Sekian Postingan mengenai Pengertian Bahasa Rakitan semoga bermanfaat ^_^

DAFTAR PUSTAKA

<a href=”http://aristiy.blogspot.co.id/2012/12/pengertian-bahasa-assembly.html&#8221; target=”_blank”>PENGERTIAN BAHASA ASSEMBLY </a>

https://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_rakitan

https://zonaprogramer.wordpress.com/2016/05/18/pengertian-bahasa-rakitan/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s